"

No Image

information

  • Published: BPP Jambi
  • Date: : 22-03-2022

Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Dukung Pertumbuhan P4S baru di Kabupaten Tanjung Jabung Timur

Dalam rangka pembinaan, peningkatan kapasitas pengeloalaan pelatihan, dan  penumbuhan P4S dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengadakan pelatihan penumbuhan kelembagaan Petani dalam rangka menumbuhkembangkan P4S tahun 2022 bertempat di P4S Suka Maju Desa Kota Baru Kecamatan Geragai.

Di hadiri oleh Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Tanjab Timur, Sunarno, Kepala Desa Kota Baru kecamatan Geragai, Kepala bidang Penyuluhan Dinas tanaman Pangan dan hortikultura, Sakdun. Sebanyak 25 orang mengikuti pelatihan ini yang terdiri dari anggotan P4S, Calon P4S, dan penyuluh. Turut menghadiri pelatihan Kepala Balai Bapeltan Jambi Zahron Helmy dan Subkordinator Program dan evaluasi Nugroho Setyowibowo.

Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung berkembangnya kemampuan, peran dan kemandirian pelatihan swadaya di dalam menyelenggarakan bagi pelaku utama atau pelaku usaha dan penyuluh swadaya terang Sakdun.

“ Balai Pelatihan Pertanian Jambi siap untuk mendukung tumbuh kembangnya P4S baru. Diharap Di harapkan dengan adanya P4S baru dan pelatihan di p4S bisa terus berkembang dan memotivasi DPA/DPM petani milenial untuk lebih produktif.

P4S atau Pusat Pelatihan Pertanian dan Pedesaan Swadaya merupakan lembaga pelatihan di bidang pertanian pedesaan yang dikelola dan dimiliki oleh petani, baik perorangan maupun kelompok. Hal ini menunjukkan perwujudan kemandirian di bidang pelatihan pertanian, yang didukung oleh sumber daya manusia yang profesional, inovatif, kreatif dan berwawasan global.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, Pengembangan kelembagaan Pusat Pelatihan Pertanian Swadaya (P4S) merupakan suatu rangkaian memperkuat kelembagaan pelatihan pertanian swadaya melalui kegiatan apresiasi, sosialisasi, fasilitasi, pendampingan kelembagaan, pelatihan/permagangan, pengkaderan, penyuluhan, pengembangan teknologi tepat guna dan promosi.

P4S sebagai pusat pembelajaran bagi petani harus mampu terus-menerus berkreativitas untuk peningkatan kuantitas dan kualitas produk pertanian dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dan informasi,” katanya.