No Image

information

  • Published: BPP Jambi
  • Date: : 12-10-2021

P4S Karya Tani Kabupaten Merangin Sukses Tumpang Sari di Lahan Replanting Sawit

Pertumbuhan perekonomian Indonesia sepanjang tahun 2017 termasuk salah satu yang tertinggi di dunia. Indonesia hanya tertinggal dari Tiongkok di peringkat pertama. Sektor pertanian menjadi urutan teratas yang mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian Indonesia terutama di perkebunan. kelapa sawit yang menjadi andalan di sektor perkebunan tentunya juga mendapatkan perhatian pemerintah terutama perkebunan rakyat. Optimalisasi lahan menjadi salah satu fokus Kementerian Pertanian. Oleh karena itu, integrasi tanaman pangan dianggap penting.

Lamanya jangka waktu untuk pekebun sawit bisa mendapatkan hasil dari lahan replanting, membuat dilema khususnya menjamin keberlangsungan nafas dan ekonomi mereka. Solusinya adalah dengan bertanam tanaman sela diantara lahan replanting tersebut dalam masa Tanaman Belum Menghasilkan (TBM).

Di tengah pelaksanaan program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), penanaman tanaman sela (tumpang sari) begitu bermanfaat untuk menambah pendapatan petani. Berbagai jenis tanaman semusim seperti sayur-sayuran, kacang-kacangan hingga tanaman pangan seperti sorgum cocok dipilih sebagai tanaman sela di tengah kebun sawit yang diremajakan dan digalakkan saat ini.